Dalam era globalisasi, komunikasi antar budaya menjadi suatu hal yang sangat penting. Banyak peluang bisa kita dapatkan di luar negeri, tapi gagal diraih karena halangan bahasa. Jangankan untuk berbicara Bahasa Mandarin, untuk berbicara Bahasa Inggris (yang hingga saat ini masih dikategorikan bahasa internasional) saja masih banyak orang yang tidak lafal mengucapkannya. Hal inilah yang kemudian menurut kami dapat menjadi pertimbangan dalam perkembangan teknologi komunikasi sepuluh tahun mendatang.
Munculnya sebuah alat penerjemah segala bahasa menurut kami akan sangat berguna. Alat yang kami beri nama “Translatia” ini nantinya berbentuk Pocket seperti Smartphone atau PDA dengan kemampuan menerjemahkan berbagai bahasa, sehingga dapat memudahkan komunikasi antarbudaya. Pengguna Translatia harus menggunakan alat tambahan serupa Handsfree yang terdiri dari earphone dan sebuah microphone kecil. Nantinya microphone ini yang akan menyaring suara dari lawan bicara ataupun suara di sekitar pengguna Translatia. Dengan cepat, suara yang tersaring akan segera diterjemahkan dan diperdengarkan melalui earphone. Translatia mempunyai sensor untuk mendeteksi bahasa apa yang digunakan oleh lawan bicara, jadi kita tinggal mengatur ke dalam bahasa apa nantinya suara itu akan diterjemahkan. Dengan sekejap saja suara dalam bahasa asing yang tadinya tidak dimengerti bisa langsung kita pahami. Pada Translatia juga terdapat berbagai fitur yang berhubungan dengan bahasa, seperti Kamus, Thesaurus, Translator, dan berbagai macam fitur lainnya. Alat ini juga diharapkan bisa membantu kerja jurnalistik atau penulis yang membutuhkan pembendaharaan kata tanpa perlu repot-repot membawa kamus. Tak hanya bahasa asing, nantinya alat ini bisa di-upgrade atau di-update sehingga kita bisa mengerti bahasa daerah, seperti Bahasa Sunda, Bahasa Batak, Bahasa Padang atau bahasa daerah di negara-negara lain. Dengan Translatia bahasa bukan lagi penghalang.
Moch. Boniex Nurwega - 210110080088
Bima Dwidiptayana - 210110080231
Apr 19, 2010


No Comments Yet to “Menyatukan Bahasa Dengan "Translatia"”