High speed blasting drum beat, shredding guitar, plus raungan suara vokal yang tak kalah garang, tersusun rapih dalam sebuah rangkain ritme sadis ala Death Metal. Walaupun sudah berkali-kali berganti formasi, tetapi Siksakubur masih bisa menunjukan taring tajamnya di belantika music Death Metal tanah air. Mereka kembali merilis album baru setelah terakhir album “Podium” keluar pada medio tahun 2007. Album yang diberi titlel “Tentara Merah Darah” ini berisikan 11 trek dengan irama liar Death Metal yang sangat kental. Tiap menitnya dapat mengilustrasikan bagaimana brutalnya barisan tentara Sparta ketika memukul mundur pasukan Persia, tepat seperti di film kolosal “300”.
Dalam wawancaranya dengan Rolling Stone, Japs (vokalis) mengatakan bahwa album kali ini memang terinspirasi dari film tersebut, karena itulah hampir semua judul dari album “Tentara Merah Darah” seakan menggambarkan adegan per adegan film “300”. Lihat saja bebrapa trek seperti “Darah Terpilih”, “Anak Lelaki dan Serigala”, atau “Laskar Pelayan Kegelapan”.
Dalam sisi materi musiknya sendiri, Siksakubur menambahkan beberapa ornament untuk menemani gaharnya sayatan riff-rif Death Metal Siksakubur. Dalam trek “Darah Terpilih”, Siksakubur melakukan eksperimen dengan memasukan instrumen keyboard, begitu juga dalam trek “Memoar Sang Pengobar” yang membuat lagu-lagu dalam album ini berkesan lebih dark dan epik. Siksakubur juga menyelipkan suara koir wanita di lagu “Menanduk Melawan Tanduk” yang akan membuat bulu kuduk ada berdiri jika mendengarnya malam-malam.
Secara keseluruhan, album ini sangat layak untuk masuk dalam playlist para headbangers. Kapasitas Siksakubur sebagai band Death Metal senior tanah air juga tidak bisa diragukan lagi. Pasang telinga baik-baik, keraskan volume karena Siksakubur akan kembali mengahajar genderang telinga kalian hingga berdarah. (Bima Dwidiptayana/210110080231)
myspace:
http://www.myspace.com/siksakubur
Jun 13, 2010
review
Archives
-
▼
2010
(14)
-
▼
June
(10)
- Komunitas Penggerak Scene Underground Bandung
- All Time Low : Band Penggemar Bra
- Studio Show : Ketika Ruang Berkreasi Semakin Sempit
- Siksakubur - Tentara Merah Darah (2010) : Rentetan...
- Moshing, Dansa Penuh Kontak Fisik
- Going Out : Sebuah Album Penuh Motivasi
- “Bukan Berarti Musik Kami Identik dengan Pornografi”
- GOR Saparua dan Hingar Bingar Musik Underground
- Melodi Untuk Negeri Pelangi
- Kepiting Juga Bisa Bermusik
-
▼
June
(10)



2 Comments to “Siksakubur - Tentara Merah Darah (2010) : Rentetan Melodi Perang”
Kurang detail.Bima bisa coba ditambahin perbandingan warna musik si Siksakubur album ini dengan yang sebelum-sebelumnya. :)
iya ini ngerjainnya sambil nonton Jerman vs Australia soalnya :))